Tuesday, November 29, 2011

Budaya Mencontek

Ada sederet nama di daftar hasil UTS yang bakal aku kasih bintang warna merah (*). Kenapa? biar aku nggak mencak-mencak saat tau nilai mereka lebih tinggi dariku. Maklum, aku orangnya gak mau kalah. Aku pengen selalu di atas karena aku yakin aku mampu. Tapi aku cukup bisa menilai diri, kok. Sombong ya? Wkwkwk
Kenapa? *nanya lagi*
Soalnya mereka melakukan usaha tidak baik bernama mencontek maupun bertanya pada teman. Hasilnya? Kebanyakan dari mereka yang nilainya bagus dan ranking atas nyontek semua. Percaya atau nggak, aku tahu mana yang nyontek dan mana yang enggak. Mana yang curang dan mana yang jujur. Serius ^^v
Mungkin memang kesannya sok alim banget ya, tapi hal itu dibutuhkan banget. Kalo kita terus-terusan mencontek, PAASTTIIII kebawa sampe tua nanti! PASTI! Hal itu bahkan bisa menjadi kepribadian kita. Mencontek bahkan sudah jadi salah satu budaya Indonesia. Hmm, hebat kan Indonesia? Makanya pemerintah diem aja waktu budaya-budaya Indonesia yang lain diembat Singapura, Malaysia dkk. Kan buat kita bikin budaya itu gampaaang. Perkara mudah. Semudah ngupil. Semudah membalik telapak tangan. Ups, jadi melenceng dari topik :)
Kakak kelasku justru lebih parah. Mereka nggak tanggung-tanggung FOTOKOPI LKS DIPERKECIL MASSAL, terang-terangan!! Yang udah ketauan juga enggak kapok, haduuuhh, justru aku yang mikir gimana caranya biar mereka enggak gitu.
Astaga. Aku jadi ciut dan merasa beban generasi muda begitu berat. Yes, kaum tua bilang masa depan di tangan generasi muda. Tapi kalo generasi mudanya lebih bobrok kayak gini gimana!? Aku berani sumpah generasi muda sekarang cerdas dan SANGAT PINTAR, suer kesamber geledek. Aku nggak nyindir, sumpah. Generasi muda sekarang pinter-pinter. Tapi ya kenapa pinternya dipakai buat licik, buat menyembunyikan kesalahan, buat  bikin alasan untuk berbohong, buat mencari cara baru untuk mencontek. Sayang banget kan.
Aku nggak tahu harus apa supaya temen-temen semua bisa tobat dari budaya nyontek itu. Setidaknya aku mulai memberi contoh, dapat ranking tanpa mencontek. Bukannya sombong, tapi di kelas gak ada yang gak tau kalo aku gak pernah mau ngasih jawaban. PR aja sering ogah. Maksudku buat PR-PR tertentu yang udah dikasihnya lama tapi baru dikerjain pagi-pagi di sekolah sebelum pelajaran dimulai.
Teman, kalo dapet nilai bagus tanpa nyontek itu bangganya setengah mati, lho. Itu kemampuanmu. Bahkan mungkin bukan yang sebenarnya karena kamu nggak belajar sungguh-sungguh.

No comments:

Post a Comment