Wednesday, November 21, 2012

Ikut PA Ibu-Ibu =____=

Kemarin lusa, tepatnya Senin, 19 November 2012, saya terpaksa harus menuruti mama untuk jadi, ehem, operator LCD di PA Ibu-ibu di gereja =_______________=
kenapa sih, setiap ibu selalu bisa meyakinkan anaknya? padahal ya udah ngeles, udah ogah-ogahan, tapi kok ya tetep mau aja =_=
akhirnya dateng juga ke sana, ngoperatorin di tengah ibu-ibu sekian banyak. rasanya keciiiil banget, nggak bisa gerak macem-macem saking sungkannya. Rasanya kalo banyak gerak atau macem-macem dikit bakal jadi bahan omongan. Bukannya saya peduli gosip, bodo' amat, tapi cara ibu-ibu nggosipin itu nggak banget ah =_= tersirat tapi mudah dimengerti.
Tapi, terberkati banget dengan pembahasan alkitab dan diskusi yang dilakukan. Sebenernya pengen ikut nanya juga atau menambahkan waktu diskusi, tapi sungkan. Masa' saya yang masih muda belia hijau nan polos ini ngomentarin kesaksian pengalaman hidup dan cerita oma-oma yang udah puas ngerasain asam garam kehidupan? Tau apa saya, umur aja belom separonya.
Sepanjang khotbah, saya jantungan mendadak beberapa kali karena speakernya ngamuk. Lagi ngomong tiba-tiba suaranya tambah keras, terus ada suara njeblug dari speakernya. Kemudian suaranya jadi alus. Terus keras dengan tiba-tiba. Gimana nggak jantungan, orang saya persis di depan speaker.
Kuping juga sampe mendenging sebelah gara-gara duduknya persis sebelah paduan suara ibu-ibu yang suaranya menggelegar (alto), padahal paduan suaranya 3 kali.
Waktu persembahan, udah nggenggem uang, eeeh kantong persembahannya dilewatin. Saya nggak ditawari. Mau ngejar juga udah jauh. Waktu udah deket lagi, eh ternyata mau doa. Akhirnya nggak persembahan. Ampunilah daku Tuhan =_____=

Segala sesuatu ada segi positif dan negatifnya. Yang saya syukuri dari segi positifnya adalah, PA-nya berlangsung dengan damai dan serius. Nggak ada main-main karena saya juga nggak bisa ngobrol (nggak ada temen ngobrol, masa mau ngobrol sama laptop), dan ibu-ibu semuanya hening, bener-bener memperhatikan sehingga mau nggak mau saya juga ikutan serius.
Belajar soal kitab Ratapan. Mengapa Tuhan izinkan keberadaan kitab Ratapan dalam Alkitab? Bukankah kita harus positive thinking? Lalu kenapa ada kitab yang isinya meratap di situ?
Ratapan terjadi sebagai akibat dari perbuatan manusia sendiri. Karena ada masalah, maka manusia meratap. Melalui masalah dan ratapan itulah manusia akan mulai mencari Tuhan lagi, dan Tuhan ingin menunjukkan kuasa-Nya melalui masalah itu. Tuhan ingin menunjukkan bahwa Ia-lah jalan yang benar, supaya semua orang mengikut Dia, dan diselamatkan.
Jangan pernah kehilangan pengharapan, sebab Tuhan juga hendak menguji sejauh mana iman dan pengharapan kita pada-Nya melalui masalah-masalah yang datang. Iman kita tidak akan bisa bertumbuh dan kita tidak akan tahu kapasitas iman kita yang sesungguhnya apabila tidak ada masalah terjadi.
Kalau masalah itu dirasa terlalu berat, berarti kita memiliki kemampuan yang lebih besar untuk mengalahkannya, karena Tuhan tidak pernah memberi cobaan melampaui kekuatan kita.
Amin!

No comments:

Post a Comment