Sunday, November 11, 2012

This is called "KETERLALUAN"

ini keterlaluan, oke, ini keterlaluan.
mana ada guru yang nggak masuk, tapi tetep ngasih ulangan, dan ulangannya nggak dijaga?
yah, oke, karena aku ketua kelas (hasil voting selisih satu suara!! aaaahrr!!) akhirnya aku minta kesediaan guru piket untuk menjaga kelas waktu kami ulangan, dan hasilnya? hasilnya? guru itu bilang dengan an angel's smile on his face,"Mandiri saja, saya percaya kok."
aku, yang udah tahu gimana gelagat anak-anak di kelas, hanya bisa masang senyum setengah hati. rasanya sakit, karena sudah jelas mereka bakal melanggar dan rasanya mengkhianati orang itu kayak gini ya? T__T
akhirnya ulangan pun tetap berlangsung. ah, bukan, itu namanya bukan ulangan. ngerjain PR massal. apalah yang terjadi aku udah nggak peduli. mereka mau nyontek, mau saling tanya, mau apa kek, peduli amat. aku berkutat dengan ulanganku sendiri yang ada di depan mata, dan sadar kalo aku belum belajar dan nggak ngerti apa yang ditulis pake rumus-rumus kimia itu. aku kerjain aja seadanya, dan finally, mereka ngerjain dengan santai sambil nanya-nanya, aku pusing sambil megang kepala.
ada beberapa yang sama sepertiku, kami memegang kejujuran, dan kami bangga. untuk kasusku, aku nggak nyontek demi harga diriku sendiri. rasanya kalo nyontek itu seakan-akan aku orang paling rendah dan nggak pantes hidup lagi, karena nyontek juga sama dengan mencuri. kalo nyontek itu nggak ketahuan, kalo temen-temenku namanya kerja sama. bener-bener kerja sama. saat ada yang tanya ke aku, aku hanya memberikan seulas senyum sambil mengangkat bahu, lalu ngerjain lagi. I won't say anything, I won't answer anything.
aku cuma bisa memegang teguh prinsipku karena kelas 2 itu biasanya kelas di mana remaja 'jatuh' dan kelas 3 nanti mengalami 'pemulihan'. tapi aku nggak mau lagi kayak kelas 2 SMP dulu. untunglah aku juga punya teman-teman dekat yang punya prinsip yang sama, sehingga kalau aku udah condong atau coba-coba, ada yang akan mengingatkan.
friends, mungkin kalian berpikir mencontek atau kerja sama saat ulangan itu adalah sebuah trik, cara, suatu bentuk perwujudan dari kecerdasan. tapi mana ada bentuk kecerdasan yang bakal dimarahi saat ketahuan? apa keuntungan konkrit dan jangka  panjang dari mencontek? oke, nilai bagus. oke, rapor bagus. tapi gimana dengan kemampuan individu? apa gunanya sekolah dua belas tahun dari SD sampe SMA?
aku juga nggak ngerti kenapa aku terkurung dalam sebuah penjara bernama sekolah sejak aku bisa mengingat dengan baik, tapi aku dapat banyak keuntungan di sana, dan aku berharap bisa mendapatkan keuntungan lebih banyak lagi. katakan aku serakah, tapi aku butuh ilmu. apakah kalian, cheaters, nggak butuh?

No comments:

Post a Comment