Sunday, May 11, 2014

Read&Review : The Devil and Miss Prym (Paulo Coelho)

Saya baca versi ini :D

Waduh gawat, akhir-akhir ini jadi kecanduan internet. Bahaya nih kalo keterusan, harus dikendalikan. Daaan sebagai penutup internetan saya hari ini, saya pingin bikin satu posting! Akhir-akhir ini juga posting saya review semua ya. Review kali ini dari novel yang saya baca cukup lama, tahun kemarin, dan langsung menyabet posisi favorit saya sampe sekarang :D

Salut deh buat Paulo Coelho, ini salah satu karya favorit!

SAYA MEMBACA...
Kali ini bukan dari Perpustakaan Daerah tercinta (soalnya belum daftar jadi member :v), tapi agak nyesel juga karena di perpusda ternyata ada. Saya terlanjur pinjam di persewaan buku, bayar deh, plus denda lagi. Saya lagi di awal-awal langkah buat banting setir dari komik ke novel karena udah bingung mau baca apa lagi (gaya nih :P), dan tertarik oleh sinopsis di sampul belakang novel The Devil and Miss Prym ini. Bahasa kerennya : Sang Iblis dan Nona Prym.
Ada banyak versi dari novel ini baik yang berbahasa asing maupun yang bahasa Indonesia, karena sudah diterbitkan berkali-kali (bestseller gitu loh). Menggugah banget ceritanya, ada banyak pesan moral yang bisa diambil.

PLOT
Saya agak lupa-lupa ingat tentang alur ceritanya, udah lama sih. Yang jelas, kisah ini menceritakan perjalanan seorang pria kaya nyentrik dalam kunjungannya ke sebuah desa terpencil yang penduduknya rukun namun sedikit kolot. Sang pria dihantui masa lalunya yang penuh rasa bersalah dan datang ke desa itu untuk menguji para penduduknya dan mencari kebenaran dari pertanyaan yang dipendamnya : apakah kebaikan itu ada?

Miss Chantal Prym adalah satu-satunya gadis muda yang tersisa di kota itu. Pemuda pemudi lainnya telah beranjak ke kota mencari nasib yang lebih baik. Chantal Prym bekerja sebagai pelayan di sebuah penginapan (mungkin satu-satunya penginapan di desa itu) dan punya banyak gosip buruk sebagai penggoda turis. Kali ini pun Chantal Prym ingin menggoda pria kaya itu agar sang pria membawanya pergi dari desa, karena ia sudah bosan. Siapa kira si pria kaya justru memanfaatkan Chantal untuk eksperimennya : menguji kebaikan penduduk desa.

Kini Chantal harus bergolak melawan dirinya sendiri yang seolah-olah terbelah dua. Iblis dan malaikat dalam dirinya silih berganti memberi pendapat dan dorongan. Untuk mengatakan kebenaran atau menyimpannya. Untuk kepentingan bersama atau dirinya sendiri. Kalau ia menyerah, maka pria itu menang, dan seluruh dunia ikut kalah. Di sisi lain, sang pria telah mengundang warga desa masuk ke permainannya dan mencoba memanipulasi pikiran mereka.

KESIMPULAN
Nnng nggak bisa kasih spoiler banyak-banyak nih :D Sebenarnya ceritanya nggak sesederhana deskripsi saya di atas, tapi kalau saya ceritain lebih panjang lagi jadi nggak seru dong :P
Yang jelas banyak pencerahan, juga kata-kata bijak yang bisa kita dapatkan dari buku ini :)

QUOTES FROM THE BOOK
Kita telah melakukan dosa kesombongan bila kita percaya diri kita lebih baik daripada yang sebenarnya, dan itulah sebabnya kita menderita.
-The Pastor

Aku memiliki dua saku, masing-masing berisi secarik kertas bertulisan. Tapi aku hanya menaruh uangku di saku kiri. Saku kanan bertuliskan : aku bukan apa-apa selain debu dan abu. Kertas saku kiri berbunyi : aku adalah perwujudan Tuhan di bumi. Setiap kali menyaksikan penderitaan dan ketidakadilan, aku merogoh saku kiri dan berusaha menolong. Setiap kali aku melihat kemalasan dan ketidakpedulian, aku merogoh saku kanan dan menemukan tak ada yang bisa kuberikan. Dengan cara ini, aku bisa menyeimbangkan dunia materi dan spiritual.
-The Pastor

.. meskipun kelihatannya cintanya tak berbalas, namun apakah itu penting? Siapa pun yang mencintai dengan harapan akan balas dicintai hanya membuang-buang waktu saja.
-Berta

Pada akhirnya, baik atau jahat hanyalah tentang pengendalian diri dan pilihan.
-Chantal Prym

Ups, dan masih banyak lagi! Coba baca ya, bagus lho untuk mempertebal keyakinan diri :)