Saturday, July 5, 2014

[Read & Review] - Theodore Boone, Pengacara Cilik (John Grisham)


Satu hal yang membanggakan dari membaca novel ini adalah : saya beli, bukan pinjam! Yeeeey!! Untuk pertama kalinya di tahun ini saya membeli novel, dan langsung dua buku. Yang pertama yang udah saya taksir sejak hari pertama bazar buku, yaitu buku yang akan di-review ini, dan Wuthering Heights yang baru ditemukan H-1 penutupan bazar. Yah, ngutang dulu separo harga sama temen, untung dia baik dan emang komplotan sejak kelas 1 SMA -_-

Saya kesengsem buku ini karena emang saya cukup tertarik dengan karya-karya John Grisham yang banyak menceritakan dunia hukum, pengadilan, pengacara dan kliennya. Dan lagi-lagi buku ini pun temanya tidak lepas dari yang telah saya sebutkan, hanya lebih ringan, lebih mudah dibaca buat amatiran yang nggak ngerti sistem hukum. Gaya bahasa yang digunakan juga lebih mudah dimengerti. Satu hal lagi yang saya suka : bukunya tipis! Emang sih ukuran hurufnya sedikit lebih kecil daripada biasanya, tapi lebih nyaman buat mata dan dipegangnya juga enak :v

Buku ini menceritakan kehidupan Theodore Boone, bocah laki-laki berusia 13-14 tahun yang kedua orangtuanya pengacara dan ia sendiri bercita-cita menjadi seorang pengacara hebat. Theo punya banyak kenalan di pengadilan dan bahkan akrab dengan salah satu hakim utamanya. Theo pun membuka layanan konsultasi hukumnya sendiri secara gratis untuk membantu teman-temannya. Suatu hari, kliennya membawa berita tak terduga yang membuat keputusan sidang seorang pembunuh berdarah dingin justru bergantung pada tindakan Theo. Theo Boone sudah tahu terlalu banyak.

THE STORY GOES...
Display BukuBerawal dari kehidupan sehari-hari Theodore Boone di rumahnya yang disiplin soal waktu. Awal-awalnya diceritakan kesukaan Theo terhadap hukum dan pengadilan, betapa ia ingin menjadi seorang pengacara hebat dengan kasus-kasus kontroversial dan ia ingin beraksi di depan hakim dengan pernyataan-pernyataan hebat. Kedua orangtuanya juga seorang pengacara yang cukup terkenal dan sangat sibuk. Mereka memiliki sebuah kantor hukum sendiri. Theo mampir ke kantor itu setiap hari sepulang sekolah. Di sekolahnya, Theo merupakan ahli debat di kelas Pemerintahan (semacam mata pelajaran PKn), dan baik guru maupun teman-temannya selalu bertanya pada Theo tentang perkembangan terbaru di pengadilan. Terkadang Theo juga melayani konsultasi hukum ringan dari teman-temannya tentang hal sepele seperti hewan peliharaan sampai penyitaan rumah. Theo tidak sesehat teman-teman lain sehingga tidak bisa ikut kegiatan olahraga, tapi itu membuat nilai-nilainya rata-rata A.

Theo dan keluarganya suka membantu orang lain terutama imigran-imigran yang hidup kurang layak, salah satunya adalah imigran dari El Salvador, Julio beserta ibu dan adiknya. Theo sendiri sering membantu Julio belajar aljabar. Suatu hari, kelas Pemerintahan Theo akan belajar di luar, tepatnya menghadiri sidang Mr. Duffy yang menjadi tersangka utama pembunuhan istrinya. Theo adalah penghubung utama antara sekolahnya dengan hakim, Judge Henry Gantry. Sidang berlanjut selama beberapa hari mendekati vonis akhir yang tampaknya akan membebaskan Mr. Pete Duffy. Tak disangka-sangka, sepupu Julio mengetahui bukti-bukti vital yang bisa mengubah jalannya sidang dan juga seorang saksi penting. Julio dan sepupunya berkonsultasi pada Theo. Beban dan rahasia ini terlalu berat untuk ditanggung Theo seorang diri, padahal ia berjanji tidak akan membahayakan posisi Julio dan sepupunya.

Akhirnya Theo memutuskan untuk berkonsultasi pada pamannya, Ike Boone, mantan pengacara, karena tidak mau merepotkan orangtuanya. Ike berusaha semampunya namun mereka harus melakukan sesuatu secepatnya sebelum vonis akhir dijatuhkan. Mau tidak mau mereka harus bicara dengan hakim dan kedua orangtua Theo. Namun, Theo tetap tidak bisa mengungkapkan jati diri sepupu Julio, karena sepupu Julio bisa ditangkap dengan alasan imigran gelap padahal ia saksi penting. Di sisi lain, bodyguard Pete Duffy mulai mencurigai gerak-gerik Theo Boone!

EPILOG
Tidak semenegangkan karya-karya John Grisham yang lain seperti Pelican Brief dan The Client, tapi Theodore Boone tidak kalah cerdas dari Mark Sway (tokoh utama The Client). Bisa dibilang, buku yang ini memang untuk konsumsi remaja, tapi bukan anak-anak :D
Untuk yang ingin tahu prosesi hukum dan pengadilan Amerika Serikat tanpa istilah-istilah sulit sembari menikmati cerita, Theo Boone dan sudut pandangnya sangat menarik untuk dibaca! :3

Dan, eeehh... ternyata novel ini bukan single novel, tapi novel seri :v
Terjemahan Indonesia diterbitkan oleh Gramedia Pustaka. Berikut ini seri lain dari seri Theodore Boone (yang tentunya belum saya baca, baru aja tahu :v) :
1. Theodore Boone : Kid Lawyer (Pengacara Cilik) [2010]
2. Theodore Boone : The Abduction (Penangkapan) [2011]
3. Theodore Boone : The Accused (Sang Tersangka) [2012]
4. Theodore Boone : The Activist (Sang Aktivis) [2013]

Psst, di toko buku online bisa sampai 42.000, diskon pun dapetnya 27.000-an. Saya beli di bazar harganya 20.000 :P Sabar aja deh tunggu sampai banting harga ~
Ah semoga bisa koleksi semuanya :D

#JohnGrisham #TheodoreBoone #novel #review